Kusuka: Program Reguler SPG & SMD Nasional di 65+ Modern Trade

Proses onboarding dan briefing SPG dan SMD Kusuka sebelum penempatan.

Tantangan yang Dihadapi

Kusuka sebagai leading snack category dengan distribusi nasional ingin menjaga stabilitas ketersediaan produk dan visibilitas produknya di Pulau Jawa, Sumatra, Bali, dan Sulawesi. 

Di channel Modern Trade, pengecekan stok, display di rak, implementasi promo, hingga kelengkapan materi promosi menjadi hal yang penting ketika konsumen datang ke toko. 

Peran Merchandiser & SPG sebagai ujung tombak dari brand dibutuhkan untuk memastikan produk di toko selalu optimal agar mencapai penjualan. Kusuka membutuhkan agency yang tidak hanya merekrut manpower, tapi memonitor setiap pencapaian tim serta operasional sehari-hari dalam mencapai goal yang diinginkan.

Eksekusi Program

Sebagai outsourcing partner Kusuka, Pradipta mensupport program reguler dari proses sourcing manpower, penempatan, hingga operasional harian di lapangan dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Manpower outsourcing: informasi lowongan dibagikan melalui komunitas grup loker WhatsApp Pradipta & Facebook grup setiap kota, kemudian dilakukan proses screening oleh HRD Pradipta melalui review CV, penampilan, komunikasi, dan pengalaman kandidat. Untuk beberapa area tertentu, proses dilanjutkan dengan interview tambahan bersama user (principal) untuk memastikan kecocokan dengan brand.
  2. Onboarding, briefing, dan training SOP: kandidat terpilih mengikuti sesi onboarding yang mencakup jobdesk, flow kerja di toko, etika kerja, grooming, aturan absensi, serta pengenalan mekanisme laporan harian. Training aplikasi juga diberikan untuk memastikan tim memahami cara mengisi data dan dokumentasi lapangan.
  3. Plotting area & penempatan tim: Pradipta menempatkan 10 manpower (SMD & SPG) yang tersebar di Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Batam, Makassar, dan Denpasar. Pembagian area dilakukan berdasarkan kebutuhan toko, coverage wilayah, serta kecocokan tim dengan outlet yang ditangani.
  4. Penyusunan jadwal kunjungan & itinerary bulanan: Pradipta menyusun jadwal visit bulanan berdasarkan target kunjungan, prioritas toko (terutama outlet dengan penjualan tinggi dan rotasi cepat), jalur distribusi, serta efektivitas rute antar toko. 
  5. Operasional harian di toko: setiap manpower menjalankan aktivitas kunjungan harian,pengecekan display, merapikan produk di rak, memastikan ketersediaan stok, memasang POSM, meng-update promo yang sedang berjalan, dan melakukan push selling sesuai kondisi toko.
  6. Reporting harian melalui WhatsApp Group & aplikasi: tim mengirim laporan pagi (siap kerja), dokumentasi aktivitas visit, promosi, dan foto planogram display yg di input di aplikasi real-time untuk monitoring cepat setiap harinya. 
  7. Monitoring & supervisi oleh Team Leader: Team Leader melakukan koordinasi langsung dengan SPG dan SMD terkait update promo, isu lapangan, dan kebutuhan toko. TL juga memastikan seluruh laporan sesuai SOP serta melakukan evaluasi mingguan dan monthly meeting bersama Pradipta.
  8. Koordinasi dengan brand: PIC operasional Pradipta memberikan update rutin kepada pihak Kusuka terkait status program, kebutuhan program, kendala lapangan, dan pencapaian KPI. Koordinasi ini memastikan setiap aktivitas sesuai dengan target visibilitas dan penjualan brand.
  9. Evaluasi kinerja: evaluasi dilakukan berdasarkan keaktifan laporan, kedisiplinan, kehadiran, akurasi visit, implementasi display, dan pencapaian sell out. Hasil evaluasi digunakan untuk menjaga kualitas manpower dan efektivitas program di setiap area.

 

Merchandiser Kusuka memasang POSM di rak modern trade
SPG Kusuka melakukan push selling langsung kepada konsumen di toko
Aktivitas push selling Kusuka untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan di toko
SMD Kusuka melakukan pengecekan display harian di toko modern trade

Hasil Program

Dengan 4.5k+ total visit yang dilakukan di kategori modern trade, SMD Kusuka berhasil menjangkau 65+ toko yang terdiri dari toko besar hingga minimarket, dan menghasilkan sell in 36k+ karton selama periode program. Kenaikan sell in ini dipengaruhi oleh pengecekan stok yang lebih rutin, negosiasi penambahan order, serta penataan SOP brand sehingga membantu memperkuat rotasi produk di rak.

Dengan total 2 SPG yang masing-masing meng-cover 4 toko per bulan, program ini berhasil memperoleh 630+ juta omset dalam 4 bulan.

Kontribusi ini didorong oleh aktivitas push selling, display produk, serta implementasi POSM yang membantu meningkatkan visibilitas produk di rak. Kehadiran SPG juga memastikan komunikasi dengan konsumen berjalan lebih aktif, sehingga keputusan pembelian di toko meningkat dan berdampak langsung pada performa sell out Kusuka.

630+ juta

Omset

36k+ karton

Sell in

10

Manpower

65

Toko

Other Case Studies

Open chat
Hello! I’m looking for event activation and outsourcing support, can you help?