Sinde Budi Sentosa

Meningkatkan Visibilitas di 4.900+ Outlet

Services

Regular Program, Sales Merchandiser

Industry

Food & Beverage

Share

Memastikan Ketersediaan Produk dan Target Kunjungan di Setiap Outlet

Tantangan yang Dihadapi

PT Sinde Budi Sentosa mengalami dua kendala utama untuk ketersediaan & visibilitas Larutan Penyegar Cap Badak di toko-toko minimarket Jakarta dan Tangerang:

  • Ketidakpastian stok dilapangan yang menyebabkan produk kosong tanpa alasan yang jelas dan tidak langsung terdeteksi sehingga menghambat potensi penjualan.
  • Minimnya informasi akurat mengenai visibilitas, promo, dan kendala di lapangan membuat brand tidak mengetahui status produk di toko dengan optimal.

Untuk meningkatkan visibilitas dan ketersediaan produk, PT Sinde Budi Sentosa membutuhkan merchandiser yang dapat memantau stok, mengatasi dan melaporkan kendala di lapangan, dan memastikan produk selalu tersedia di 4.950 outlet yang menjadi target. 

 

4.950

Outlet Dijangkau

40

Manpower

Membangun Hubungan Baik di Setiap Toko Saat Kunjungan

Eksekusi Program

Pradipta mensupport eksekusi program merchandising produk Larutan Penyegar Cap Badak di area Jakarta dan Tangerang yang mencakup:

  1. Merchandiser outsourcing: merekrut 40 merchandiser untuk menjangkau outlet minimarket di area Jakarta dan Tangerang. Setiap manpower dibekali dengan briefing terkait tugas-tugas utama di lapangan, seperti cek ketersediaan stok, monitoring dan penataan display, pengecekan promo yang sedang berjalan, dan penanganan kendala di lapangan.
  2. Penempatan strategis berdasarkan domisili: untuk efisiensi waktu dan produktivitas kerja, tim ditempatkan sesuai domisilinya dengan toko, agar tidak terlalu jauh saat melakukan visit toko yang ditargetkan.
  3. Target visit dan fokus follow-up: setiap merchandiser ditargetkan mengunjungi 15–18 minimarket per hari, dengan fokus utama pada toko yang mengalami kekosongan stok. Follow-up juga dilakukan untuk memastikan ketersediaan produk saat kunjungan berikutnya.
  4. Reporting harian: merchandiser melakukan pelaporan lengkap terkait stok, promo, harga, display reguler, secondary display, dan hasil kunjungan. Toko yang sama dikunjungi setiap dua minggu sekali untuk memastikan progres.
  5. Monitoring berkala dan evaluasi performa tim: melakukan analisa dan meeting evaluasi bulanan bersama seluruh tim dan team leader untuk membahas progres, kendala di lapangan, dan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk periode selanjutnya.

Penurunan Out of Stock dan Peningkatan Visibilitas di 4.900+ Outlet

Hasil Program

Selama tiga bulan program berjalan, terjadi penurunan angka Out of Stock (OOS) di 4.950 outlet yang dijangkau dengan rata-rata effective call merchandiser mencapai 10.557+. 

Out of Stock (OOS) di Indomaret turun hingga 13% dan Alfamart turun 3%. Penurunan juga terjadi di masing-masing Distribution Center, dengan angka tertinggi mencapai 11%.

Dari data yang diperoleh, lebih dari 90% kasus Out of Stock (OOS) berasal dari kendala “menunggu pengiriman barang”. Hal ini teridentifikasi lebih cepat karena pelaporan harian merchandiser, sehingga Pradipta dapat menindak lanjuti koordinasi dengan PT Sinde Budi Sentosa untuk mempercepat proses pengiriman produk.

Implementasi penambahan visibilitas di secondary display meningkat secara signifikan dengan capaian 43.7% di Indomaret dan 35% di Alfamart, yang membantu produk lebih terlihat dan menarik perhatian pembeli di toko.

You might also like

Connecting Brands Closer To Customers Pradipta Star Connecting Brands Closer To Customers Pradipta Star Connecting Brands Closer To Customers Pradipta Star Connecting Brands Closer To Customers Pradipta Star