Menjelang periode back to school, Ferrero ingin meningkatkan sell out melalui aktivitas sampling selling dan memperkuat brand visibility Nutella di modern trade.
Dengan pendekatan baru untuk meningkatkan visibilitas di toko, Ferrero menggunakan trolley dan mesin fondue sebagai daya tarik utama. Ferrero membutuhkan outsourcing company untuk menghandle event in-store ini dari produksi properti, penyediaan dan training frontliner, perencanaan mekanisme sampling, dan monitoring pelaksanaan di lapangan.
Untuk meningkatkan visibilitas dan sales Nutella secara nasional, Pradipta mengeksekusi in-store activation dengan tahapan berikut:













Selama periode aktivasi, SPG kami berhasil membagikan 64k+ sampel yang mendorong penjualan 29k+ pcs Nutella dengan total omset mencapai Rp 1,5+ miliar.
Penjualan tertinggi berada di area Jabodetabek, dengan 10.000+ pcs Nutella terjual dan omset mencapai Rp 540+ juta.
Dengan bekal product knowledge dan training, SPG kami tidak hanya berhasil membagikan sampel, tetapi juga aktif mengedukasi konsumen, menjawab pertanyaan, dan mendorong keputusan pembelian langsung di toko.
Penggunaan fondue machine melengkapi strategi aktivasi sebagai daya tarik visual, sementara booth dan event desk memperkuat branding. Kombinasi ini memastikan konsumen tidak hanya mencoba Nutella, tetapi juga terdorong untuk menjadikannya pilihan utama di antara kompetitor.